Pontianak, 05/02/2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan bimbingan, pembinaan, monitoring, pengendalian, dan pengawasan pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. Monitoring dilakukan secara komprehensif terhadap aspek pelayanan dan pengawasan. Pendekatan pembinaan diterapkan guna meningkatkan kapasitas internal satuan kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap inovasi pelayanan yang telah berjalan.
Dalam pelaksanaan monitoring, tim meninjau pengaturan kuota layanan M-Paspor yang disesuaikan akibat proses renovasi gedung. Pembatasan kuota dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pemohon di ruang tunggu yang terbatas. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap penanganan paspor cacat produksi untuk memastikan penyelesaian berjalan tepat waktu. Sistem pengamanan dokumen berbasis sidik jari turut ditinjau guna memastikan keamanan dokumen perjalanan tetap terjaga. Seluruh prosedur dipastikan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang menjadi salah satu fokus pembinaan. Pendalaman terhadap permohonan yang berisiko dilakukan secara selektif dengan meminta data dukung tambahan. Langkah preventif ini bertujuan memitigasi potensi penyalahgunaan dokumen perjalanan. Tim juga memberikan apresiasi atas inovasi pelayanan seperti program Sahabat Imigrasi. Layanan foto luar bagi pemohon dengan kondisi medis khusus dinilai sebagai bentuk pelayanan yang responsif dan humanis.
Kanwil Imigrasi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kanim Pontianak. Pembinaan berkelanjutan akan dilakukan secara periodik guna memastikan standar pelayanan tetap terjaga. Percepatan renovasi gedung juga menjadi perhatian agar kapasitas layanan dapat kembali normal. Profesionalisme dan integritas menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Imigrasi semakin meningkat.

