Pontianak, 29/01/2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat secara resmi melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah ini menjadi tonggak penting dalam penguatan komitmen reformasi birokrasi di lingkungan keimigrasian Kalimantan Barat. Melalui pencanangan tersebut, seluruh jajaran diharapkan semakin solid dalam membangun sistem kerja yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Momentum ini sekaligus menegaskan keseriusan organisasi dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang pembangunan Zona Integritas.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal dari perubahan budaya kerja yang harus diinternalisasi secara menyeluruh oleh setiap insan imigrasi di Kalimantan Barat. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) yang berlandaskan nilai integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab. Seluruh pegawai diminta untuk tidak hanya memahami konsep Zona Integritas secara administratif, tetapi juga mengimplementasikannya dalam perilaku kerja sehari-hari, mulai dari kedisiplinan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, hingga komitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat.
Sebagai langkah konkret dalam mendukung keberhasilan pembangunan Zona Integritas, Kakanwil memaparkan sejumlah strategi strategis guna meminimalkan potensi hambatan, khususnya dalam proses penyusunan dan pelaporan data dukung. Ia mengingatkan seluruh tim kerja untuk lebih disiplin dalam mendokumentasikan setiap rangkaian kegiatan secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan sebagai bukti autentik pelaksanaan tugas dan fungsi di lapangan. Penguatan manajemen kinerja, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kualitas pengawasan internal juga menjadi fokus utama agar proses pemantauan dan evaluasi pembangunan ZI dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Kakanwil menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarunit kerja dalam mengawal pembangunan Zona Integritas secara konsisten. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK/WBBM tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lini organisasi, mulai dari pimpinan hingga pelaksana. Oleh karena itu, setiap unit kerja diminta untuk menyusun rencana aksi yang realistis, melakukan monitoring berkala, serta responsif terhadap berbagai catatan perbaikan yang muncul selama proses pembangunan ZI berlangsung.
Menutup arahannya, Kepala Kantor Wilayah kembali menegaskan bahwa integritas pribadi merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjaga komitmen bersama, memperkuat etos kerja, serta terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan target predikat WBK/WBBM Tahun 2026. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras yang solid, diharapkan Kanwil Imigrasi Kalimantan Barat mampu menghadirkan birokrasi yang semakin bersih, profesional, dan melayani, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keimigrasian.

