Pontianak, 20/01/2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang sarat makna kemanusiaan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah Imigrasi Kalimantan Barat, Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, dan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pontianak. Pelaksanaan donor darah bertempat di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak sebagai mitra resmi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi wujud konkret kepedulian sosial jajaran Imigrasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah. Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas, para pegawai hadir secara sukarela untuk berpartisipasi, menunjukkan bahwa institusi Imigrasi tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif dan penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap lingkungan sekitar.
Acara diawali dengan sambutan dari Perwakilan Wali Kota Pontianak yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata yang mampu mempererat rasa persatuan dan solidaritas antar instansi maupun antara pemerintah dengan masyarakat. Kegiatan ini dinilai sebagai simbol kolaborasi yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kalimantan Barat. Selain itu, disampaikan pula bahwa kebutuhan darah di fasilitas kesehatan seringkali bersifat mendesak dan tidak dapat diprediksi, sehingga partisipasi aktif dari berbagai instansi sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok darah di PMI. Momentum Hari Bhakti Imigrasi ini pun diharapkan dapat memperkuat citra positif institusi sebagai lembaga yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Selanjutnya, sambutan dan ucapan terima kasih disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Kantor Imigrasi Pontianak. Dalam penyampaiannya, beliau mengapresiasi partisipasi aktif seluruh jajaran Imigrasi yang telah meluangkan waktu dan menunjukkan kepedulian melalui aksi donor darah. Ditekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan cerminan nilai-nilai kemanusiaan, empati, serta semangat pelayanan yang menjadi bagian dari budaya kerja Imigrasi. Kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu mempererat hubungan kekeluargaan antar pegawai sekaligus memperkuat sinergi lintas unit kerja. Dengan adanya keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pejabat struktural hingga staf pelaksana, kegiatan donor darah ini menjadi simbol solidaritas dan komitmen bersama dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Proses donor darah dilaksanakan sesuai dengan prosedur medis yang berlaku dan diawasi langsung oleh tim kesehatan dari PMI Kota Pontianak. Setiap peserta terlebih dahulu melakukan pengisian formulir pendaftaran sebagai bagian dari proses administrasi dan skrining awal. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta golongan darah guna memastikan bahwa pendonor memenuhi persyaratan medis yang telah ditetapkan. Setelah dinyatakan layak, para pegawai secara bergiliran mendonorkan darahnya dengan tertib dan penuh antusiasme. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif berkat koordinasi yang baik antara panitia dan tim medis. Melalui kegiatan ini, diharapkan darah yang terkumpul dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta menjadi bukti nyata bahwa semangat Hari Bhakti Imigrasi tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan kinerja institusi, tetapi juga dalam aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.

