Pontianak, 27/02/2026 – Peresmian blok hunian deteni dan kegiatan tausyiah serta buka puasa bersama mewarnai rangkaian kegiatan di Rumah Detensi Imigrasi Pontianak dalam dua momentum berbeda. Pada Jumat, 27 Februari 2025, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat meresmikan pengoperasian blok hunian deteni yang baru di Rudenim Pontianak. Peresmian tersebut disaksikan oleh jajaran pejabat struktural dan pegawai sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana detensi imigrasi di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa pembangunan blok hunian tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas layanan, pengawasan, serta pemenuhan hak-hak dasar deteni sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Fasilitas hunian yang lebih representatif dinilai penting untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian, khususnya dalam penanganan orang asing yang dikenai tindakan administratif keimigrasian. Blok hunian tersebut dilengkapi fasilitas yang memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, dan kenyamanan, dengan tata ruang yang dirancang untuk mendukung efektivitas pengawasan tanpa mengabaikan prinsip kemanusiaan.
Masih di lingkungan Rudenim Pontianak, suasana berbeda terlihat saat digelar kegiatan tausyiah dan buka puasa bersama anak yatim piatu pada Jumat sore di bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pegawai dan tamu undangan, serta menghadirkan KH Zamroni Hasan yang menyampaikan tausyiah tentang pentingnya memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memanfaatkan Ramadan sebagai momentum berbagi. Dalam kegiatan itu juga diberikan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial institusi.
Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pontianak menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan kerja. Ia berharap, selain meningkatkan kualitas layanan dan pengawasan melalui perbaikan fasilitas, Rudenim Pontianak juga terus hadir sebagai institusi yang memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana sederhana namun penuh makna.

